ANTARA FUTURE, FUTURA, FUTUR, DAN FUTUREN

ANTARA FUTURE, FUTURA, FUTUR, DAN FUTUREN
Fawaid kajian Tafsir Surat al-Qoshshos, ayat 7 hal 27, oleh Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah
لِأَنَّ الْحَزْنَ يَكُونُ فِي الـمَاضِي، وَالْخَوْفَ فِي الـمُسْتَقْبَلِ، فَمَا أَهَمَّ الإِنْسَانَ إِذَا كَانَ مُسْتَقْبَلًا، فَهُوَ خَوْفٌ، وَإِنْ كَانَ مَاضِيًا فَهُوَ حُزْنٌ
Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah berkata, Kesedihan itu berlaku pada masa yang telah lalu, dan rasa takut itu berlaku pada masa yang akan datang (FUTURE). Tidaklah seorang merasa gundah gulana tentang masa depannya (FUTURE) maka itu adalah rasa takut dan jika berlaku gundah gulananya terhadap masa yang telah lalu maka itu adalah kesedihan. (selesai nukilan)

Lihatlah kepada hadits mulia berikut ini:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِكُلِّ عَمَلٍ شِرَّةٌ وَلِكُلِّ شِرَّةٍ فَتْرَةٌ فَمَنْ كَانَتْ فَتْرَتُهُ إِلَى سُنَّتِي فَقَدْ أَفْلَحَ وَمَنْ كَانَتْ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ فَقَدْ هَلَكَ
Dari Abdullah bin ‘Amru radhiallahu’anhu, dia berkata; Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Sesungguhnya setiap amalan itu ada waktu semangatnya, dan setiap masa semangat ada masa jenuhnya, maka barangsiapa semangatnya cenderung kepada sunnahku dia beruntung, dan barangsiapa masa jenuhnya cenderung kepada selain itu maka ia celaka.” (HR. Ahmad no. 6958, lihat Shohih at-Targhib no. 56, shohih)

Apa yang dirasakan oleh seseorang berupa kekhawatirannya terhadap masa depannya FUTURE maka itu adalah rasa takut (khauf).

Sedangkan bagi seorang yang menuntut ilmu kemudian terjadi rasa pesimis terhadap kajiannya dan menjadi malas untuk mendatangi kajian maka itu sering disebut FUTUR. Sebuah penyakit kronis yang bisa menimpa semua orang.
Lama kelamaan orang yang terkena penyakit futur akan berkilah dengan banyak jurusnya, afwan dan afwan. Akhirnya menjadi Shohibul Afwan Ketika hendak melakukan kebaikan apapun.

Akhirnya semangatnya pun telah FUTUREN (alias puturen – Bahasa jawa untuk makanan yang sudah basi lagi berjamur – jamuren).
Yang lebih dahsyatnya lagi orang-orang yang terkena penyakit future (نسأل الله السلامة والعافية – kita minta kepada Allah keselamatan dan penjagaan dari yang seperti itu) mengumpulkan semua semangatnya yang telah futuren sepakat bersama orang-orang yang sama terkena penyakit futur kompak menaiki mobil FUTURA yang AC nya sudah DOL, PANAS dan terpapar macet di tengah padang pasir antah berantah….njuk piye jal? ALLAHUL MUSTA’AN.

Semoga Allah menjauhkan kita dari penyakit futur dan menganugerahkan kepada kita keikhlasan, keistiqomahan serta kesabaran dalam menuntut ilmu, mengamalkannya, mengajarkannya dan mendakwahkannya.
Semoga bermanfaat,

Akhukum Abu Usaid Zaki Rakhmawan

COMMENTS