FAWAID TAFSIR SURAT AL-QOSHOSH AYAT 26 bagian akhir

FAWAID TAFSIR SURAT AL-QOSHOSH AYAT 26 bagian akhir

  1. Skillful tapi tidak amanah vs unskill tapi amanah —– maka yang kita pilih adalah yang unskill tapi amanah – namun harus ada upgrade skill agar bisa menjadi komplet – karena suatu pekerjaan tidak akan sempurna atau dikerjakan dengan optimal manakala tidak ada skill dan amanah.
  2. Berkaitan dengan hadits Abu Dzar radhiallahu’anhu :
    ada fawaid pula:
  • Ngaji tanpa baper – dengan pengakuan yang jujur dari seseorang yang terpercaya
  • Penting kejujuran walaupun efek samping membuat baper tapi ini semua untuk kebaikan pada akhirnya
  1. Harta atau gaji yang didapatkan dari cara kerja yang tidak amanah maka apa yang dihasilkan/apa yang didapatkan tidak barokah
  2. Dianjurkand dalam berdoa itu menggunakan lafazh Rabbi – (ya Rabbku) – Allah Azza Wa Jalla – dengan menyebutkan yang demikian sudah termasuk pujian kepada-Nya – (Lafazh Rabbi – mengandung pujian kepada Allah).
  3. Bolehnya wanita berbicara dengan kehadiran orang yang bukan mahromnya – namun dhohir kondisinya adalah bahwa Nabi Musa ‘alaihi salam belum turun syari’atnya. Bolehnya pembicaraan wanita kepada orang yang bukan mahromnya bahkan di dalam Islam – (dibolehkan) – namun dengan syarat yaitu tidak adanya fitnah dan apabila ditakutkan ada fitnah dalam pembicaraan tersebut maka wajib mencegah diri. Mencegah diri adalah bentuk takut dari fitnah, bahkan berlaku pula pada hal yang mubah (yang dibolehkan) dari perkara-perkara yang ma’ruf.
  4. Wajib bagi kita untuk taat kepada perintah pemerintah selama tidak mengandung kemaksiyatan.
  5. Bolehnya jadi tentara atau pekerja yang komandan atau atasanny a terkenal sebagai orang yang dholim, karena bisa jadi ketika menjadi tentara atau pekerjanya bisa mengurangi kedholimannya.

Ustadz Abu Usaid Zaki Rakhmawan Hafidzahulloh

COMMENTS