SYARAT-SYARAT SHOLAT

RINGKASAN KAJIAN RUTIN – Ustadzuna Abu Usaid Zaki Rakhmawan حفظه الله تعالى

Dari kitab Syarah Bulughul Maram
Malam selasa, 20 Rabiutsani 1441H/16 Des 2019M

BAB SYARAT-SYARAT SHOLAT

➖➖➖➖➖➖
Hadits ke 177
➖➖➖➖➖➖

وَعَنْ مُطَرِّفِ بْنِ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ : (رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي وَفِي صَدْرِهِ أَزِيزٌ كَأَزِيزِ الْمِرْجَلِ مِنَ الْبُكَاءِ ) أَخْرَجَهُ اَلْخَمْسَةُ إِلَّا اِبْنَ مَاجَهْ وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ.
Dari Mutharrif Ibnu Abdullah Ibnus Syikhir dari ayahnya dia berkata: “Aku melihat Rasulullah ﷺ sedang sholat dan di dadanya ada suara seperti suara air yang mendidih karena menangis.” Dikeluarkan oleh Imam Lima kecuali Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban yang wafat tahun 354 H.

Takhrij Hadits:
Shohih, Abu Dawud no. 904, an Nasa’i no. 1214, At Tirmidzi dalam Syamail Muhammadiyah no. 315, Ahmad no. 16312, Ibnu Hibban no. 753, dishohihkan Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Al Misykat no. 1000 dan Shohih Abi Dawud no. 840.

🔘 Faedah Hadits:
➖➖➖➖➖➖➖

  1. Dianjurkannya khusyu’ didalam sholat, merasa sedang berdiri dihadapan Allah عز و جل
  2. Sesenggukan (menangis terisak) ketika dalam sholat TIDAK MEMBATALKAN SHOLAT manakala sesenggukan itu muncul karena rasa takut kepada Allah ﷻ hingga menghadirkan kekhusyu’an dalam sholat. Bila sesenggukan dalam sholat bukan karena hadirnya rasa takut kepada Allah ﷻ (bukan bagian dari kekhusyuan) melainkan karena persoalan2 dunia yang dihadapi maka ini BISA MEMBATALKAN SHOLAT.

🖊 Faedah Tambahan dari Al-Ustadz حفظه الله تعالى

Apakah suara kaget seperti ” aduh… atau semisalnya” yang keluar dari mulut saat sedang sholat membatalkan sholat ? Jawabannya TIDAK MEMBATALKAN SHOLAT. Dalilnya adalah Kisah sahabat Anshor Abbad bin Bisyr رضي الله عنه‎ terkena anak panah musuh saat beliau mendapat tugas dari Rasulullah ﷺ jaga malam pasukan sekembali dari perang Dzatu riqa’ dan saat kejadian itu beliau sedang dalam keadaan sholat (lihat HR. Abu Dawud no. 198 – Hasan). layaknya manusia pada umumnya mestinya beliau kaget dan mengeluarkan suara “meng-aduh” atau semisalnya. Namun beliau tetap melanjutkan sholatnya hingga selesai bahkan dalam keadaan tubuh beliau berdarah tertancap anak panah.

Dari kejadian yang dialami sahabat Abbad bin Bisyr رضي الله عنه diatas, faedah yang bisa diambil:

▪ Suara mengaduh, mengerang atau semisalnya yang keluar dari lisan akibat kaget atau rasa sakit ketika sholat TIDAK MEMBATALKAN SHOLAT.

▪ Darah yang menetes atau bahkan memancar keluar dari tubuh seseorang TIDAK MEMBATALKAN SHOLATNYA.

  1. Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling takut kepada Allah ﷻ, padahal beliau telah dijamin syurga, diampuni seluruh dosanya. Itu karena KESEMPURNAAN ILMU & PENGETAHUAN BELIAU ﷺ tentang RABB-nya (Allah ﷻ ) hingga beliau ﷺ menjadi sangat khusyu’ dalam sholat beliau ﷺ.

Semoga Allah ﷻ memberi taufik kepada hati kita agar bisa benar-benar takut kepada Allah ﷻ hingga menghadirkan khusyu dalam setiap ibadah kita.

  1. Sholat adalah tempat untuk menghadirkan hati (khusyu’), merendahkan diri takut kepada Allah ﷻ dan berdo’a kepada-Nya. Karena sholat adalah penghubung antara hamba dengan Rabb-nya. Semakin dekat seorang hamba dengan Rabbnya akan makin takut ia untuk berbuat dosa dan memaksiati-Nya, sehingga Allahﷻ pun makin dekat dengannya dan menjaganya.

➖➖➖➖➖➖➖
Hadits ke-178
➖➖➖➖➖➖➖
وَعَنْ عَلَيٍّ رضي الله عنه قَالَ : ( كَانَ لِي مَعَ رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَدْخَلَانِ فَكُنْتُ إِذَا أَتَيْتُهُ وَهُوَ يُصَلِّي تَنَحْنَحَ لِي ) رَوَاهُ النَّسَائِيُّ وَابْنُ مَاجَهْ

Ali Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku mempunyai dua pintu masuk kepada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam maka jika aku mendatanginya ketika beliau sholat beliau akan berdehem buatku. Diriwayatkan oleh Nasa’i dan Ibnu Majah

Takhrij Hadits:
Dhoif, An-Nasa’i no. 1212, Ibnu Majah no. 3708, Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan, haditsnya dhoif karena dhoif sanadnya dan idhthirob (guncang) riwayat dan matannya.

🔘 Faedah Hadits:
➖➖➖➖➖➖➖

  1. Hubungan antara Ali رضي الله عنه‎ dengan Rasulullah ﷺ begitu kuat (dekat), karena beliau adalah sepupu, menantu sekaligus sahabat dekat Rasulullah ﷺ
  2. Mendehem ketika sholat TIDAK membatalkan sholat
  3. Tidak boleh masuk rumah orang tanpa ijin pemilik rumah meskipun memiliki hubungan yang dekat

Faedah Tambahan:

▪ Demikian pula tidak boleh berbicara/ngobrol dengan isteri orang tanpa ijin suaminya

▪ Tidak boleh seorang wanita/isteri berbicara apalagi mengijinkan masuk ke rumah orang yang dibenci atau tidak disukai suaminya

  1. Minta ijin untuk masuk ke dalam rumah orang baik dengan lafadz atau kebiasaan yang berlaku. Cukuplah ijin dari pemilik rumah itu dengan kebiasaan yang berlaku.
  2. Dianjurkannya untuk saling berkunjung, berhubungan (silaturrahim) dengan kerabat, ziarah ke sahabat atau tetangga.
  3. Dianjurkannya sholat sunnah itu di rumah, karena sholat itu akan menjadi cahaya bagi rumah tersebut.

عَنْ زَيْدٍ بْنِ ثَابِتٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( صَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ فِي بُيُوتِكُمْ ، فَإنَّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ صَلاَةُ المَرْءِ في بَيْتِهِ إِلاَّ المَكْتُوبَةَ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalatlah kalian, wahai manusia, di rumah-rumah kalian, karena sebaik-baiknya shalat adalah shalat seseorang di rumahnya, kecuali shalat wajib.” [HR. Al-Bukhari no. 731 dan Muslim, no. 781]

Semoga bermanfaat,
Akhukum Solih al-Katiri
Bandongan,
Sabtu 24 Rabiutsani 1441H/21 Desember 2019M

Telah dikoreksi dan disempurnakan oleh Ustadz Abu Usaid Zaki Rakhmawan hafizhahullah

COMMENTS