TIPS-TIPS Ibadah Haji dan Umroh oleh Ustadz Zaki Abu Kayyisa Hafidzahullah

TIPS-TIPS Ibadah Haji dan Umroh oleh Ustadz Zaki Abu Kayyisa Hafidzahullah

بسم الله الرحمن الرحيم

 
TIPS-TIPS Ibadah Haji dan Umroh:
 
▪ *1.* Ikhlas niat untuk semata-mata mengharap ridho Allah bukan ridho manusia.
 
▪ *2.* Berwasiat untuk yang ditinggalkan berkaitan dengan:
  _#. Menyuruh keluarga untuk bertaqwa kepada Allah._
  _#. Hutang, Amanah, janji dan apa saja berkaitan dengan hak dan kewajiban kepada orang lain._
 
▪ *3.* Buat check list apa saja yang dibawa, misal : sabun (peralatan mandi/cuci), baju, power bank, charger, wadah beras, dan lainnya serta saling bertukar check list dengan anggota grup yang lainnya untuk saling melengkapi.
 
▪ *4.* Persiapkan obat-obatan dan kebutuhan khusus pribadi. 
 
▪ *5.* Mendetailkan jadwal keberangkatan dan persiapan boarding pesawat, kaitannya dengan dokumen paspor, visa dan tanda pengenal. Seluruh dokumen sebaiknya dikumpulkan dalam satu tas dan dibawa kemana saja melekat pada badan.
 
▪ *6.* Berkaitan dengan sandal: 
  _#. Dibawa kemana-mana jangan pernah ditinggal dimanapun bahkan di masjid atau area masjid._
  _#. Ketika sholat dapat diletakkan diantara kedua kaki._
  _#. Jangan memakai sandal yang menutup mata kaki!_
 
▪ *7.* Sebelum keberangkatan sebaiknya:
  _#. Berkenalan dengan ustadz yang mengurusi penyembelihan kambing di Mekah. CP (ustadz Hamidin atau ustadz lainnya)_ 
  _#. Usahakan untuk menyembelih dengan tangan sendiri sebagai sunnah Nabi Shallallahu’alaihi wasallam._
 
▪ *8.* Proses saat di Madinah dan Mekah:
  _#. Konsep menghafal jalan: berhenti disetiap point penting untuk menghafal setiap 200m atau 400 meter atau semisalnya disekeliling bangunan (360 derajat – memutar)._
  _#. Pengenalan warung dan toko yang untuk kebutuhan sehari-hari, seperti warung makan, mini market, tempat beli pulsa, dll (share ke anggota rombongan)._
 
▪ *9.* Jaga kesehatan anda dengan cara:
  _#. Menjaga pola makan, minum vitamin C, makan buah seperti jeruk, pisang, apel, dan membawa habbatus sauda._
  _#. Motivasilah diri anda bagaimanapun caranya agar di Arab tidak jatuh sakit (mengambil sebab, bukan menyerahkan kepada takdir)._
 
▪ *10.* Ikut sholat jenazah disetiap selesai sholat, karena pahalanya yang besar, jangan terburu-buru untuk melakukan sholat sunnah sebelum melakukan sholat jenazah.
 
▪ *11.* Ketika Umroh:
 _*a.* Jangan pernah terbebani dengan rombongan, disana melakukan ibadah itu adalah sendiri-sendiri, yang bisa dilakukan untuk orang lain adalah membantu saja. itu terkait dengan kekusyukan ibadah, dianjurkan untuk anggota rombongan agar bertanggung jawab untuk menjaga 3 orangan atau suami istrinya._
 _*b.* Adalah menganjurkan kepada jamaah serombongan untuk mempunyai tempat *meeting point* di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Maksudnya pilih salah satu tempat yang mudah untuk berkumpul, misal kalo di madinah adalah berkumpul di pintu 9 di tempat rak sandal nomer sekian anjurkan rombongan sholat berjamaah disekitar situ, atau setelah selesai sholat kumpul disitu._
 _*c.* Duduk di majelis ilmu. Carilah kajian ilmu baik di Madinah maupun di Mekkah. Kalaupun yang ada hanya yang bahasa arab, tidak mengapa ikut duduk dalam rangka mencari barokah dari majelis ilmu._
 _*d.* Diusahakan melakukan sholat isyro’ yaitu sholat setelah waktu syuruq sekitar 15-20 menit setelah waktu_
 _*e.* Kalau tidak ada kajian, sibukkan waktu dengan membaca Al-Quran._
 _*f.* Jangan lupa untuk membaca doa & dzikir pagi dan sore._ 
 
▪ *12.* Ketika Haji:
 _*a.* Sebelum berangkat ke mina (8 Dzulhijjah), diharuskan mandi besar dari penginapan, kemudian mengucapkan niat haji kemudian lafazh isytiroth_ 
*اللهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي*
_”Ya Allah tempat terakhirku adalah dimanapun Engkau mencegahku.”_
 _*b.* Menyiapkan baju ihrom bagi yang laki-laki dan perempuan cukup baju yang biasa dipakai dengan syarat menutup sempurna auratnya. Bagi laki-laki yang menyembelih sendiri harus paling tidak membawa 3 pasang kain ihrom._
 _*c.* Bisa memulai mencari kerikil di Mina dan juga ketika di Muzdalifah._
 _*d.* sholat 5 waktu di waktunya di qoshor tidak dijamak._
 _*e.* Perbanyak membaca Al-Quran, talbiyah dan dzikir. *Jangan melakukan hal yang sia-sia!*_
 _*f.* Ketika tanggal 9 Dzulhijjah:_
  _#. Dari Mina ke Arofah berangkat setelah terbit matahari, di Arofah mendengarkan khutbah dan sholat Dhuhur dan Ashar di *jamak qoshor taqdim*._
  _#. Setelah Dhuhur, mulai *Wuquf Arofah* dan itu isinya adalah *doa saja tidak ada kegiatan lainnya selain doa*._
  _#. Wuquf Arofah berlangsung sampai tenggelam matahari. Setelah itu berangkat muzdalifah._
  _#. Di Muzdalifah – *MENGINAP*. Sholat Maghrib dan sholat Isya jamak qoshor ketika sudah sampai di Muzdalifah – takhir atau taqdim. Setelah sholat boleh mencari kerikil dan langsung tidur._
  _#. Pagi sholat Subuh diawal waktu, maksudnya ketika telah terbit fajar langsung sholat Shubuh, kemudian wuquf muzdalifah selama 20-25 menit doa menghadap kiblat._
  _#. Sebelum syuruq berangkat ke Mina._
 _*g.* Tanggal 10 Dzulhijjah:_
  _#. Ke Mina, melempar Jumroh Aqobah/Qubro._
  _#. Setelah melempar Jumroh Aqobah/Qubro langsung menyembelih Hadyu._
  _#. Tahalul pertama potong plontos tapi tidak boleh jimak._
  _#. Thowaf Ifadzhoh dan Sai selesai ketika sebelum Maghrib. Kalau sudah Maghrib belum Tawaf Ifadzhoh, maka tetap memakai kain ihrom lagi._
  _#. Balik ke Mina._
 _*h.* Tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah:_
  _#. Tidak ada acara kecuali melempar Jumroh Sughro/Ula, Wustho dan Aqobah/Qubro setelah Dzuhur bukan setelah terbit matahari._
  _#. Berdoa setelah melempar untuk Sughro/Ula dan Wustho sedangkan setelah Aqobah/Qubro tidak ada doa.
 
Alhamdulillah, semoga Allah memudahkan kita untuk mendapat kan haji yang mabruur
 
KEGIATAN HAJI SELESAI
disarikan oleh Ustadz Zaki Abu Kayyisa 
 
dari buku Panduan Manasik Haji dan Umroh shohih, praktis dan lengkap penerbit Khazanah Fawa’id

Gambar: https://id.wikipedia.org/wiki/Haji

COMMENTS